Rabu, 07 Maret 2018

6 Cara Cepat Sembuh dari Patah Hati

6 Cara Cepat Sembuh dari Patah Hati

Putus cinta memang menyakitkan, terlebih jika kita adalah pihak yang ditinggalkan. Walau waktu akan menyembuhkan patah hati, tetapi sebenarnya kondisi ini bisa memengaruhi kita jauh lebih parah dari yang kita sadari.

Dalam sebuah pemindaian otak dengan MRI terungkap bahwa putus cinta dapat mengaktifkan mekanisme otak yang serupa dengan para pecandu saat berhenti mengonsumsi narkoba.

Namun, menurut psikolog Guy Winch, berapa lama rasa sakit karena patah hati bertahan, tergantung dari diri kita sendiri.

" Cinta itu adiktif dan patah hati membuat kita mengalami gejala putus obat (withdrawl) yang kuat," katanya.

Inilah yang membuat kita terobsesi dengan sang mantan. Kita merasa menginginkan si dia seolah-olah ia adalah obat yang telah dicuri.

Tak heran jika kita sulit move on karena kita menganggap si mantan adalah orang yang ideal sehingga mendistorsi ingatan kita. Pada akhirnya, kita selalu berpikir bahwa apa yang kita pikirkan tersebut adalah sebuah kebenaran.

"Pastikan setiap pikiran yang dimiliki tentang mantan adalah realistis dan seimbang," ucapnya.

Wich menyarankan agar kita perlu memikirkan hal-hal yang membuat kita kesal dan marah pada si mantan ketika hal-hal manis bersamanya kembali muncul di pikiran kita.

Menuliskan daftar alasan mengapa hubungan asmara tersebut tidak berjalan dengan baik adalah cara yang tepat untuk bangkit dari patah hati.

Aspek rumit lainnya dari patah hati adalah perasaan "dicampakkan". Perasaan ini kerap membuat kita menghabiskan hari-hari secara menyedihkan, sementara orang yang membuat kita patah hati tetap menjalani hidupnya meskipun tanpa kita.

Mengapa sangat sulit untuk sembuh dari patah hati?

Jawabannya mungkin tampak jelas, tapi Winch menjelaskan bahwa sangat penting untuk memahami sepenuhnya ketidakcocokan yang dimiliki dengan si mantan agar kita benar-benar move on.

Sementara putus cinta terasa mendadak bagi pihak yang dicampakkan, sebenarnya mantan bisa jadi telah lama kehilangan rasa cintanya sebelum memutuskan untuk putus.

"Pada saat perpisahan terjadi, mereka pada dasarnya sudah selesai dengan hubungan tersebut. Namun, orang yang dicampakkan hanya mencari tahu dan berada dalam tahap awal kesedihan dan kehilangan," ucapnya.

Menurut Winch, banyak orang yang merasa bingung ketika mantan kekasih bisa dengan cepat kehilangan cintanya pada kita. Tapi sebenarya, bisa jadi mantan kita dahulu hanya pura-pura cinta karena mereka belum memutuskan untuk berkomitmen serius.

Bagi kalian yang ingin move on dari sang mantan dan lekas menemukan cinta sejati, Winch membeberkan 6 cara agar kita segera melupakan sang mantan.

1. Jangan memeriksa sosial media. Ini akan memperkuat ingatan kita pada mantan dan hanya membuat kita lebih sulit untuk berhenti berfantasi tentang hubungan yang kandas tersebut.

2. Hindari menebak-nebak mengapa perpisahan tersebut terjadi. Ini akan membuat kita terus-menerus memikirkan sang mantan. Terimalah keadaan tersebut dan jaga harga dirimu dengan sugesti pikiran bahwa dia adalah orang yang tak mampu berkomitmen. Yakinkan diri bahwa ia memang bukan orang yang terbaik untuk kita.

3. Buatlah daftar semua kompromi untuk menghindari hal yang tak kalian inginkan pada hubungan asamara selanjutnya.

4. Lakukan hal-hal yang biasa membawa kalian pada kesenangan dan ketertarikan meski saat ini sepertinya tidak menarik. Keinginan untuk terus maju adalah cara penting untuk memberi sinyal kepada diri sendiri bahwa hidup terus berjalan.

5. Hapus semua hal yang mengingatkan pada hubungan yang kandas itu karena semua hal tersebut hanya akan membuat perasaan makin tertekan.

6. Hubungi teman-teman baik dan manfaatkan dukungan mereka. Patah hati adalah hal yang wajar dan setiap orang memiliki cara bijak sendiri untuk menyembuhkannya.

7 Kota di Dunia yang Berhasil Normalisasi Sungai Kotor

7 Kota di Dunia yang Berhasil Normalisasi Sungai Kotor

Beberapa kota tersibuk dan terbesar di dunia telah lama memiliki masalah dengan sungai-sungai mereka.

Secara historis dengan garis hidup untuk perdagangan, produksi, dan perjalanan, sungai-sungai kota juga sarat polusi.

Namun saat ini, sejumlah kota dunia bekerja keras untuk membuat sungai yang pernah tercemar menjadi aman dipakai berenang.

Hal itu mungkin cukup mengejutkan bagi masyarakat perkotaan yang tumbuh dengan melihat bahkan membaui sampah serta limbah memenuhi sungai.

Ide revolusioner ini bertujuan untuk menghubungkan tepi sungai yang terabaikan dengan orang-orang dan bangunan kantor yang mengelilinginya.

1. Sungai Charles di Boston

Charles River Conservancy menyebut Sungai Charles yang sebelumnya tercemar menjadi sungai terbersih di Amerika.

Rekreasi berenang telah dilarang di Charles sejak tahun 1950-an, ketika pantai dan tempat pemandian ditutup.

Tapi sejak tahun 1995 yang menjadi tahun inisiatif kesehatan lingkungan telah membersihkan pencemaran yang terjadi di sungai tersebut.

Sejak 2013, Conservancy telah menyelenggarakan hari-hari berenang umum dan lomba berenang satu mil dengan lebih dari 1.400 orang peserta.

Air ini diuji 48 jam sebelum acara dimulai untuk memastikan keamanan publik.

Tujuan utamanya saat ini adalah untuk membangun fasilitas kolam renang yang mudah diakses dan permanen di Charles.

Jika diimplementasikan, taman renang tersebut akan berada di North Point Park, di sepanjang perbatasan Cambridge dan Boston.

Saat masih dalam tahap perencanaan, Conservancy mengadakan pertemuan publik untuk mendapatkan umpan balik mengenai rencananya dan secara aktif berupaya membawa taman renang menjadi kenyataan.

2. Bassin de la Villette di Paris

Sebuah zona kolam renang baru di cekungan kanal La Villette di Paris membuktikan bahwa bahkan di daerah perkotaan yang terpolusi secara historis, aktivitas renang dapat dilakukan.

Dibuka sebagai bagian dari festival musim panas yang sangat populer di Paris Plages, kolam-kolam itu begitu diminati pada musim panas.

Hal tersebut terbukti dengan penuhnya kapasitas harian hingga 1.000 perenang dan menghasilkan antrean yang panjang.

Keberhasilan kolam kanal baru ini telah mendorong perhatian kota untuk turut mengatasi jalur air paling terkenal di Paris, yakni Seine.

Berenang di Seine telah dilarang sejak 1923, namun setelah Paris ditunjuk menjadi tuan rumah Olimpiade 2024, pemerintah berencana untuk membuat sungai tersebut secara resmi dapat dilalui.

3. Sungai Timur di New York City

Tujuh tahun yang lalu, sebuah kelompok bernama + Pool mengusulkan proposal yang banyak dicemooh sebagai gagasan aneh.

Mereka merencanakan untuk membuat kolam terapung di perairan New York yang memiliki kemampuan untuk menyaring air yang tercemar, menyediakan tempat untuk berenang, dan membantu membersihkan sungai di waktu yang sama.

Untuk mewujudkannya, + Pool telah mengambil banyak langkah kecil, termasuk meluncurkan dua kampanye di Kickstarter yang berhasil mengumpulkan dana dan melakukan studi kelayakan.

The + Pool juga telah merencanakan untuk membuat sebuah karya dokumenter tentang pekerjaan mereka.

4. Sungai Thames di London

Serupa dengan konsep ide New York + Pool, sekelompok arsitek dan desainer di London ingin membangun serangkaian kolam terbuka di tengah Sungai Thames.

Disebut Thames Baths, proyek ini awalnya diluncurkan pada tahun 2013 oleh arsitek Studio Octopi dan telah didukung oleh ribuan pendukung di Kickstarter.

Setiap kolam akan diisi dengan air dari Thames yang diberi filtrasi dan dipanaskan di musim dingin.

Desainnya saat ini mencakup rencana di lokasi yang berdekatan dengan Balai Kota, South Bank, dan Temple Stairs.

Harapannya adalah bahwa acara seperti malam menonton bioskop sambil berenang akan membantu membuat tujuan budaya kolam renang dan merevitalisasi sungai.

5. Sungai Los Angeles

Siapa pun yang akrab dengan Los Angeles River di masa lalu mungkin ingat sebuah saluran pengontrol banjir beton yang membentang di jantung kota.

Pemandangan itu kini berubah, bagaimanapun juga berkat sebuah proyek restorasi besar-besaran.

Proyek ini mengubah 11 mil dari tepi laut menjadi sesuatu yang jauh lebih mirip sungai.

Namun, itu baru permulaan untuk kelompok advokasi nirlaba seperti River LA. Mereka ingin mentranssformasi proyek ini sampai 51 mil dari sungai tersebut.

Saat ini, pemerintah kota berencana mengubah ruang industri Taylor Yard menjadi taman tepi sungai.

Anggaran yang baru diadopsi di California menyisihkan 98 juta dollar AS (Rp 1,3 triliun) untuk Sungai LA.

Friends of the LA River tidak hanya melakukan proyek pembersihan besar-besaran.

Organisasi tersebut juga membantu mendidik masyarakat tentang wisata kayak, wisata sungai, mengamati burung, bersepeda, dan rekreasi tepi laut lainnya.

Meskipun kemungkinan akan memakan waktu bertahun-tahun untuk berenang di Sungai LA agar legal dan aman, ini adalah kemajuan besar.

Terutama, sungai tersebut pada dasarnya menguras air selama beberapa dekade.

6. Sungai Spree di Berlin

Sejak tahun 1990-an, berbagai kelompok ingin membersihkan kanal di Sungai Spree di Jerman dan menciptakan tempat untuk kolam renang umum.

Gagasan tersebut telah berada di bawah payung proyek Flussbad, yang mendukung transformasi Canal Spree menjadi area kolam di pusat kota sementara juga membangun filter air alami dan zona regenerasi ekologis.

Meski proyek masih dalam tahap perencanaan, organisasi tersebut telah melakukan studi kualitas air dan mengumpulkan dana lebih dari 4,6 juta dollar AS (Rp 61,3 miliar) untuk mengubah konsep menjadi kenyataan.

7. Sungai Willamette di Portland

Warga Portland telah menghindari berenang di Sungai Willamette selama beberapa dekade.

Ini disebabkan karena melimpahnya limbah mingguan yang menciptakan kondisi tidak sehat.

Namun, sebuah pipa limbah senilai 1,4 miliar dollar AS (Rp 18,6 triliun) yang baru selesai pada tahun 2011 membuat orang mempertimbangkan kembali pilihan mereka.

Terutama setelah kota tersebut terhubung dengan sebuah kelompok yang disebut Human Access Project untuk mengadakan beberapa acara renang umum.

Acara yang terbesar setiap tahunnya adalah The Big Float, sebuah parade pelampung sungai yang mendukung pelestarian sungai dan membuat orang-orang berada di atas air.

Berenang di pusat kota Willamette sekarang sangat aman, dan Human Access Project menawarkan daftar pantai dan tempat berenang di pusat kota dan di sekitar kota.

Bahkan ada tim khusus yang berenang mengelilingi sungai Willamette dan kembali sebelum atau sesudah bekerja, sekitar setengah mil untuk jarak berenang.

Tips Hasil Potret Bagus dengan Kamera Film

Tips Hasil Potret Bagus dengan Kamera Film

Memotret menggunakan kamera film memiliki prinsip yang sama dengan kamera digital. Kendati demikian, kamera film membutuhkan sikap berbeda dalam setiap tahap pemotretan.

Fotografer profesional Haryanto R. Devcom mengatakan bahwa jika seseorang sudah terbiasa dengan kamera digital maka sikapnya saat memotret akan cenderung cepat atau terburu-buru.

Nah, jika ingin kembali memotret menggunakan kamera analog, maka hal pertama yang mesti diubah adalah sikap tersebut. Pengguna kamera film mesti menurunkan temponya, berpikir lebih lambat dan menyeluruh, agar pengaturan kamera bisa dilakukan dengan presisi tanpa ada satu perhitungan yang luput.

“Waktu memotret analog, hal pertama yang mesti dilakukan adalah menurunkan tempo memotret. Selama ini kalau orang memotret digital, temponya cenderung cepat karena bisa burst atau ambil foto banyak-banyak lalu pilih salah satu yang paling bagus,” terang Haryanto, yang kerap memotret menggunakan kamera large format itu.

“Analog tidak bisa begitu. Eksposur mesti diperhitungkan dengan baik, dipertimbangkan mana yang mau dibuat gelap, gelap sekali, gelap tapi abu-abu dan lainnya. Setelah itu baru dijepret,” imbuhnya.

Setelah sikap memotret mulai lambat dan memperhatikan keseluruhan perhitungan, maka hal berikutnya yang mesti diperbaiki adalah soal pengukuran cahaya. Ukuran cahaya sebaiknya tepat, karena film yang digunakan memiliki batas. Sekali jepret, film dalam kamera langsung merekam gambar dan tidak bisa lagi diubah.

Kegagalan dalam kamera film akan berdampak pada terbuangnya film, dan berujung pada pemborosan. Berbeda dengan kamera digital yang semua gambarnya tersimpan dalam kartu memori, tidak bisa dilihat dan pilih tanpa harus menunggu proses cuci cetak.

“Mesti bisa mengukur cahaya, pakai lightmeter dari kamera atau HP juga sudah cukup kalau hanya ingin membuat foto yang hasilnya jelas. Kuncinya adalah lighmeter itu mesti konsisten, sehingga bisa ditebak ukurannya,” terang Haryanto.

“Setelah mulai slow down, mengenal eksposur dan bisa menghasilkan foto yang “kelihatan”, maka baru mulai mendalami berbagai teknik lain. Misalnya mulai mempelajari komposisi, lalu cara memberikan mood dan cerita pada sebuah foto,” imbuhnya.

5 Fakta Peru yang Perlu di Ketahui Sebelum Liburan

5 Fakta Tentang Peru yang Perlu di Ketahui Agar Liburan Aman & Nyaman

Peru adalah salah satu destinasi di Amerika Selatan yang bisa Anda pilih untuk liburan bersama keluarga ataupun teman-teman.

Di sana, Anda bisa melihat situs arkeologi dari suku Inca di Machu Picchu. Anda juga bisa melihat pulau terapung yang terbuat dari jerami hingga melihat gunung bewarna seperti pelangi.

Sebelum berkunjung ke sana ada beberapa fakta tentang Peru yang bisa dijadikan panduan.

1. Bebas visa selama enam bulan

Commercial Adviser Embbasy of Peru, Faisal Chalid Lasiny mengatakan untuk wisatawan Indonesia yang akan berkunjung ke Peru diberlakukan bebas visa selama 183 hari.

“Jadi wisatawan bisa langsung datang saja, saat di imigrasi akan ditanyakan tujuan kedatangannya apa dan apa yang akan dilakukan di Peru. Nantinya wisatawan akan diberikan bebas visa selama kurang lebih enam bulan,” kata Faisal beberapa waktu lalu.

Museum Larco di kota Lima, Peru, menjadi tempat populer di kalangan wisatawan terutama bagi mereka yang memiliki ketertarikan akan sejarah.

2. Aklimatisasi

Wisatawan juga mesti melakukan penyesuaian tubuh dengan ketinggian atau aklimatisasi. Wisatawan disarankan untuk menyesuaikan pernapasan ketika sampai di Peru.

“Turis harus menyesuaikan pernapasan dulu karena berada di ketinggian. Kalau ke Peru kita sarankan selama kurang lebih dua hari terlebih dahulu berada di Kota Cusco,” kata Faisal.

Tujuan penyesuaian pernapasan ini agar memastikan kesehatan wisatawan juga membuat liburan lebih aman dan nyaman. Perpindahan ketinggian yang terlalu cepat akan menyebabkan tubuh terserang penyakit ketinggian (acute mountain sickness) seperti mual, pusing, sakit kepala, mual, kehilangan nafsu makan, sesak nafas, dan tidur terganggu

3. Lama waktu berada di sana

Untuk lama waktu berlibur di Peru sendiri, Faisal mengatakan paling tidak siapkan waktu berada di Peru 5 hari 4 malam untuk mengunjung tempat-tempat terbaik. Namun, jika ingin lebih puas lagi Anda bisa siapkan waktu berkeliling di Peru.

“Banyak wisatawan yang hanya tau tentang Machu Picchu, padahal banyak landscape yang luar biasa,” katanya.

4. Biaya liburan

Sementara untuk biaya liburan, kata Faisal tergantung pada wisatawan itu sendiri dalam memilih penerbangan, penginapan, hingga kuliner.

“Kalau tiket pesawat (ke Peru) melalui Eropa kurang lebih sekitar Rp 30 juta dengan lama perjalanan sekitar total 34 jam. Bisa juga lewat Amerika, harganya sedikit lebih murah dibandingkan lewat Eropa. Tapi wisatawan harus punya visa transit di Amerika Serikat,” kata dia.

Lalu, untuk penginapan sendiri, ada pilihan hotel berbintang atau pun penginapan untuk para backpacker. Harga penginapan beragam, untuk kelas backpacker mulai dari 20 dollar atau sekitar Rp 270.000.

Sementara, untuk penginapan hotel berbintang mulai dari harga 60 dollar per malamnya atau sekitar Rp 810.000.

Biaya untuk setiap satu kali makan di restoran pun bisa Anda dapatkan dengan harga mulai dari 15 sol atau sekitar Rp 60.000. Namun, biaya untuk makan tergantung pada wisatawan, sebab masih banyak makanan lain yang lebih murah atau pun lebih mahal dari harga tersebut.

5. Bisa ikut tur wisata

Jika ingin berkunjung ke semua tempat wisata di Peru, Faisal menjelaskan wisatawan Indonesia menggunakan jasa travel. Banyak paket tur dan beragam harga yang ditawarkan.

“Kalau mau lihat semuanya sebaiknya ikut tur. Bisa tur lokal di Peru atau direncanakan dari Indonesia. Travel agent Indonesia juga sudah aware kok untuk menawarkan paket ke Peru,” katanya.

4 Sifat yang Bikin Anda Gagal Promosi Jabatan

4 Sifat yang Bikin Anda Gagal Promosi Jabatan

Dalam karier profesional, promosi alias kenaikan jabatan merupakan cita-cita semua pegawai. Selain itu, pemimpin yang baik pun pastinya ingin mendukung kesuksesan pegawainya lewat promosi jabatan.

Akan tetapi, ada sejumlah kondisi di mana promosi jabatan malah tidak bisa Anda raih. Beberapa penyebabnya adalah sifat dalam diri Anda sendiri.

Mengutip Business Insider, Rabu (7/3/2018), ada 4 sifat dan perilaku yang membuat Anda gagal dalam promosi jabatan. Berikut ini adalah penjelasannya.

1. Egois

Dalam dunia kerja, sifat egois adalah hal yang haram dilakukan. Memimpin sebuah tim atau menumbuhkan bisnis berarti mengorbankan waktu dan tenaga yang Anda miliki.

Jika Anda tidak bisa mengakomodasi kebutuhan tim Anda, mulailah introspeksi diri. Seorang pemimpin dalam pekerjaan harus selalu dalam kondisi prima, dalam hal ini juga harus bersikap dewasa.

2. Tidak Dewasa

Sifat tidak dewasa juga bisa membuat pegawai yang baik gagal menjadi pemimpin yang baik. Ia harus bisa menempatkan dirinya sebagai pemimpin dalam pekerjaan, bukan seperti teman main yang membuat pekerjaan menjadi berantakan.

Seorang pemimpin dalam tim atau kerja harus peduli dengan pegawainya, namun di sisi lain tetap harus membuat pegawai akuntabel. Oleh karena itu, pisahkan betul kapan harus menjadi teman dan kapan harus menjadi rekan kerja.


3. Tidak Menunjukkan Optimisme pada Perusahaan

Kalau Anda merasa tidak puas dengan perusahaan, jangan menularkannya kepada rekan kerja atau tim Anda. Ini akan menciptakan aura negatif pada lingkungan kerja Anda.

Kalau Anda tidak merasa puas terhadap perusahaan dan visi-misinya, cobalah menjadi kreatif. Anda bisa inovatif dengan menawarkan ide-ide baru.

Pemimpin-pemimpin yang baik tidak menunggu orang lain membawakan ide-ide bagus. Mereka melakukan riset, diskusi, tukar pikiran, dan membawa ide tersebut ke dalam kehidupan nyata.

4. Gagal Fokus

Pemimpin yang tidak bisa menjaga fokusnya berisiko melukai perusahaan. Apapun yang terjadi, pemimpin maupun anggota tim dalam pekerjaan harus tetap fokus pada pekerjaan yang dijalani.

Pegawai yang dipromosikan harus memasang tujuan secara berkala pada diri mereka sendiri yang sejalan dengan tujuan perusahaan. Tetap fokus dalam jangka panjang adalah hal yang menggerakkan bisnis dan membuat pegawai bahagia.

Migrasi Penduduk Desa Picu Krisis Pangan Dunia

Migrasi Penduduk Desa Picu Krisis Pangan Dunia

Bertepatan dengan Hari Pangan Sedunia, Badan Pangan dan Pertanian Dunia (FAO) mengambil tema Change the future of migration, invest in food security and rural development.

Tingginya migrasi dari desa ke kota maupun ke luar negeri menjadi perhatian FAO yang memperingatkan bahwa tidak adanya regenerasi petani muda dapat menyebabkan masalah pangan yang serius.

Badan Pusat Statistik menyebutkan bahwa petani paling banyak berada pada kelompok usia 45-54 tahun karena banyak petani muda yang memilih untuk bermigrasi ke kota.

Tingginya tren ini dipicu oleh adanya alih fungsi lahan, harga jual hasil pertanian yang rendah, dan kebutuhan bahan pokok yang harganya terus melambung.

Hal-hal ini kemudian menjadi faktor kunci sebagai masalah pangan di Indonesia maupun dunia.

Solusi masalah pangan di antara makin sedikitnya petani muda

Tejo menyebutkan, sebenarnya kita punya peluang saat presiden terpilih, Jokowi, saat itu memilih kedaulatan pangan untuk membereskan masalah pangan di Indonesia.

"Kedaulatan pangan ini kan subyeknya petani berskala kecil. Namun, sekarang program itu belum berjalan sempurna. Peningkatan dan pengembangan kapasitas petani memang sudah dilakukan, namun masih skala kecil. Insentif dan perhatian terhadap regenerasi petani (juga) masih kurang," sambungnya.

Tejo juga menjelaskan bahwa untuk membereskan masalah pangan di Indonesia, negara harus punya kebijakan untuk membereskan masalah lahan dengan melakukan redistribusi.

Hal tersebut memang tidak gampang, tetapi Tejo juga menyebutkan bahwa pemerintah harus memberikan keberpihakannya yang jelas.

Terkait lahan, Tejo juga berpendapat bahwa investasi pertanian perlu dilakukan dengan hati-hati, apalagi masih ada kebijakan dari pemerintah terdahulu yang belum dicabut. Dalam kebijakan tersebut, pemerintah membuka peluang untuk investor membuka lahan pertanian tanpa kewajiban untuk menjual hasil pertaniannya ke Indonesia.

Maka dalam hal kedulatan pangan, yang dimaksud berinvestasi di sini sebaiknya adalah negara.

Namun jika ingin melibatkan pihak swasta, maka harus dipastikan bahwa petani itu mendapatkan prioritas. Skema hubungan investasi ini harus benar-benar ditata. Di sini pemerintah harus menjadi wasit yang seadil-adilnya antara petani dan pihak swasta.

Regenerasi Petani

Ia juga menambahkan, untuk regenerasi petani harus selalu ada pembaharuan. Misalnya, saat ini anak muda sedang senang dengan tren start up dan bisnis, maka regenerasi petani bisa diarahkan ke hal-hal tersebut.

Selain itu, untuk menarik minat para anak muda tersebut, pemerintah juga perlu memberikan insentif atau kemudahan.

"Sebenarnya kita punya peluang dari dana desa, dan lain sebagainya," kata Tejo.

Rata-rata dana desa adalah Rp 1 milyar per tahun. Dengan dana tersebut, desa seharusnya bisa membangun kembali sektor pertaniannya agar anak-anak muda di desa tertarik untuk kembali menjadi petani.

"Namun sekarang ini sayangnya, prioritasnya masih infrastruktur. Maka modal bisnis untuk pertanian itu hampir tidak ada," ujar Tejo lagi.

Selain itu, kendala pada pengembangan kemampuan petani masih sangat minim. Banyak desa yang menjadi binaan Tejo masih kesulitan mendongkrak dana untuk pengembangan.

"Contohnya di Bogor. Dari dana desa yang dikelola, tidak sampai satu persen untuk pemberdayaan," lanjutnya.

Hal inilah yang menurut Tejo harus segera diubah supaya Indonesia tidak kehilangan momentum.

Pembuluh Darah Menyempit Akibat Jarang Sarapan

Pembuluh Darah Menyempit Akibat Jarang Sarapan

Harus lebih pagi berangkat sekolah dan bekerja, kerap kali kita melupakan sarapan.

Sebuah penelitian yang dipublikasikan di Journal of the American College Cardiology bulan ini lagi-lagi memberi tahu kita pentingnya sarapan.

Penelitian tersebut menyebutkan bahwa orang yang selalu melewatkan sarapan lebih rentan memiliki aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah penyempitan atau pengerasan arteri yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung.

"Orang yang melewatkan sarapan, tidak hanya telat makan namun mereka juga memiliki gaya hidup yang buruk," ujar Valentin Fuster, rekan penulis penelitian yang juga merupakan direktur lembaga penelitian jantung di Madrid seperti yang dikutip dari The Guardian, Senin (2/10/2017).

Dalam penelitian ini, dikumpulkan data dari 4.052 orang berusia 40-54 tahun di Spanyol yang sebelumnya tidak memiliki riwayat penyakit jantung.

Mereka memberikan informasi kebiasaan makannya. Salah satunya adalah berapa banyak kalori yang dikonsumsi dalam sehari.

Dari informasi tersebut, didapatkan tiga pola sarapan.

Kelompok pertama melewatkan sarapan mereka. Hanya 3 persen dari jumlah obyek penelitian yang masuk dalam kelompok ini.

Kelompok kedua, sarapan dengan makanan berenergi rendah. sebanyak 70 persen yang masuk ke dalam kelompok ini.

Kelompok ketiga merupakan orang-orang yang selalu sarapan dengan makanan berenergi tinggi.  

Dari penelitian tersebut didapatkan hasil bahwa orang yang melewatkan sarapan memiliki plak 1,5 lebih banyak di pembuluh arteri mereka.

Orang-orang yang melewatkan sarapan juga cenderung mengalami obesitas dan makan lebih banyak di waktu yang tidak biasa.

Fuster menambahkan, "Melewatkan sarapan sendiri sebenarnya bukan masalah. Masalahnya adalah apa yang Anda makan setelah itu."

Kebanyakan orang yang melewatkan sarapannya kemudian memiliki pola makan yang tidak baik seperti megkonsumsi daging merah secara berlebihan.

Sementara orang-orang yang sarapan dengan makanan berenergi rendah juga mengalami peningkatan risiko penyempitan arteri. Namun, lebih kecil dibandingkan yang tidak sarapan.

Sedangkan orang-orang yang sarapan dengan makanan berenergi tinggi memiliki plak pada arteri paling sedikit.

American Heart Association dalam laporannya pada Januari 2017 menyarankan untuk mengkonsumsi lebih banyak kalori di awal hari karena baik bagi kesehatan jantung.

Dilansir dari Livescience, Jose Penalvo, seorang asisten profesor di Friedman School of Nutrition Science and Policy di Tufts Boston University menyarankan sarapan pagi dengan omelet sayuran, roti gandum utuh atau semangkuk sereal gandum dengan buah atau kacang-kacangan, serta kopi atau jus.

Makanan tersebut merupakan makanan yang jadi pedoman dalam penelitian keterkaitan sarapan dengan penyakit jantung ini.

Sayangnya, penelitian ini dianggap masih memiliki keterbatasan. Hal tersebut karena hanya sedikit saja orang yang punya kebiasaan melewatkan sarapan dalam penelitian tersebut.

Ketahui Apa yang di Pikirkan Wanita saat Orgasme

Ketahui Apa yang di Bayangkan Wanita saat Orgasme

Penelitian terhadap 10 perempuan dengan menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) akhirnya berhasil mengungkap mengapa perempuan lebih kebal terhadap rasa sakit. Penelitian ini sekaligus menunjukkan bagaimana otak perempuan bekerja saat orgasme.

Nan Wise, peneliti di Universitas Rutgers, New Jersey, Amerika Serikat, mengakui bahwa penelitian otak tentang orgasme tidak mudah untuk dilakukan.

"Pemindai otak seperti fMRI adalah tempat yang paling tidak seksi di dunia. Alat ini berisik, sempit, dan dingin,"katanya. Selain itu, para peneliti dan partisipan juga kesulitan menjaga kepala tetap diam, gerakan sedikit saja bisa merusak data.

Pada awalnya, Wise bersama rekan-rekannya meminta 10 perempuan heteroseksual merangsang dirinya sendiri hingga mencapai klimaks. Setelah itu, eksperimen diulang lagi dengan melibatkan pasangan atau kekasih.

Peneliti pun mengamati perubahan yang terjadi sebelum, selama, dan setelah perempuan mengalamui orgasme.

Hasilnya sangat mengejutkan, dan menjawab pertanyaan para peneliti kolega Wise yang menemukan pada tahun 1985 bahwa selama merangsang dirinya sendiri dan berorgasme, kemampuan perempuan untuk menahan rasa sakit meningkat sebanyak 75 persen.

Melalui penelitian ini, Wise menemukan bahwa pada saat orgasme, area saraf di bagian otak belakang atau dorsal raphe nucleus sangat aktif. Area saraf belakang otak ini berperan mengatur zat dalam otak bernama serotinin yang berperan sebagai penghilang rasa sakit.

Peneliti juga menangkap adanya aktivitas di area cuneformis, bagian di sistem batang otak yang berfungsi untuk mengontrol rasa sakit hanya dengan pikiran.

"Bersama-sama, kedua aktivitas ini tampaknya berfungsi untuk mematikan rasa sakit di saat puncak orgasme," kata Wise di dalam laporannya yang dipublikasikan oleh The Journal of Sexual Medicine.

Penelitian Wise juga menemukan bukti baru yang membantah asumsi bahwa otak perempuan "tidak bekerja" saat orgasme.

Asumsi tersebut berasal dari hasil penelitian yang dilakukan pada tahun 2005 oleh ahli kesehatan, Gert Holstege, di Universitas Gronigen, Belanda.

Holstege yang menggunakan Positron Emmision Tomography (PET) untuk menganalisis otak perempuan saat beristirahat, pura-pura orgasme, dan benar-benar orgasme menemukan bahwa aktivitas pada area otak yang mengatur emosi turun drastis ketika perempuan orgasme.

Menggunakan penemuan tersebut, Gert kemudian menyarankan perempuan untuk melupakan stres dan kekhawatiran agar bisa mencapai orgasme.

Namun, hal tersebut dibantah oleh Wise yang menemukan bahwa semua bagian dalam otak bereaksi bersama-sam dan tidak ada yang "istirahat" saat mencapai puncak orgasme. "Kami tidak menemukan bukti adanya saraf yang tidak bekerja saat orgasme," kata Wise.

Tidak ada yang bisa memastikan secara mutlak, bagaimana kinerja otak bisa mengurangi rasa sakit saat orgasme pada perempuan terjadi atau saat laki-laki mencapai puncak kenikmatan.

Menurut Wise, pengetahuan tentang bagaimana kenikmatan diproses di dalam otak masih sangat sedikit. "Kita masih belajar dasar-dasarnya saja, dan masih terlalu dini untuk menjawab pasti tentang kenikmatan," kata Wise.

Ibu Hamil Jangan Khawatir Jika Mandi Air Hangat dan Sauna

Ibu Hamil Jangan Khawatir Jika Mandi Air Hangat dan Sauna

Banyak mitos berkembang yang berkaitan dengan ibu hamil. Salah satunya ibu hamil tidak disarankan untuk mandi air hangat atau melakukan sauna.

Mitos yang berkembang mengatakan peningkatan suhu tubuh usai melakukan mandi air hangat, duduk di sauna, atau berolahraga dapat membahayakan janin yang berisiko pada keguguran.

Tapi kini sebuah temuan terbaru yang dilakukan ilmuwan asal Australia membantah mitos tersebut.

Hasil temuan mereka menyebut bahwa suhu tinggi dari kegiatan tersebut tidak membahayakan janin. Sebaliknya, munculnya mitos ini justru akan membuat ibu hamil tidak berolahraga.

Hasil ini terungkap setelah peneliti mengumpulkan 12 penelitian yang melibatkan 347 wanita. Setelah mereka duduk di sauna, berolahraga, atau menikmati mandi air panas terbukti tidak ada peningkatan suhu yang membahayakan tubuh.

Dalam laporan yang terbit di British Journal od Sports Medicine, Dr. Ollie Jay dari University of Sidney mematahkan pedoman yang meminta ibu hamil untuk tidak berendam di air panas dan bersauna karena berisiko hipertermia (peningkatan suhu tubuh) yang berisiko pada perkembangan janin.

"Hasil temuan kami menunjukkan kegiatan tersebut tidak berisiko pada peningkatan suhu tubuh," ujar Jay dilansir Telegraph, Kamis (1/3/2018).

Mereka justru menganjurkan agar ibu hamil melakukan latihan aerobik dengan intensitas tinggi selama 35 menit untuk memicu denyut jantung maksimal pada suhu udara 77 Fahrenheit (25 Celsius) dan 45 persen kelembapan relatif.

Menurut peneliti tidak masalah juga jika ibu hamil ikut latihan aqua-aerobik atau aerobik di dalam air yang bersuhu 83 Fahrenheit (28,8 Celsius) hingga 92,12 Fahrenheit (33,4 Celsius) selama 45 menit atau berendam di air panas dan duduk di ruang sauna yang suhunya bisa mencapai 158 Fahrenheit (70 Celsius) dengan kelembapan 15 persen selama 20 menit.

Mereka menyebut diperlukan lebih banyak lagi penelitian yang dapat mengidentifikasi keamanan dan batasan lingkungan untuk ibu hamil yang secara fisik aktif di daerah bersuhu lebih panas.

Meski demikian, mereka meyakinkan temuan mereka menunjukkan bahwa risiko terhadap peningkatan suhu tubuh untuk ibu hamil rendah dan tidak berbahaya.

Putar Musik di Mobil bisa Ganggu Kesehatan

Putar Musik di Mobil bisa Ganggu Kesehatan

Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto menyatakan bahwa seseorang terancam hukuman penjara tiga bulan apabila mengemudikan kendaraan sambil mendengarkan musik atau merokok.

"Menurut survei yang kami lakukan, merokok, mendengarkan musik, dan kegiatan lain yang termasuk dalam tindakan yang tidak wajar dalam berkendara dapat menurunkan konsentrasi dalam berkendara dan memicu terjadinya kecelakaan lalu lintas," kata Budiyanto pada Sabtu (3/3/2018).

Mendengarkan musik memang sebaiknya tidak dilakukan saat berkendara motor ataupun mobil, ujar Sri Susilawati, dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) pada Sabtu (3/3/2018).

Dokter yang sehari-hari berpraktik di Rumah Sakit Fatmawati Jakarta ini menyebut bahwa pengendara motor ataupun mobil biasanya mendengarkan musik secara kencang. Kebiasaan tersebut akan berdampak buruk bagi telinga.

“Kalau dari sisi polisi mungkin melarang karena mengganggu konsentrasi, sedangkan dari dokter THT pasti mengkhawatirkan adanya kerusakan saraf pendengaran yang berujung pada tuli permanen akibat terus terpapar suara kencang,” ujarnya.

Dia menyebut, umumnya suara yang keluar dari pemutar musik diatur pada volume lebih dari 60 persen. Intensitas suara yang dihasilkan berkisar pada angka 100 dB – 120 dB. Ini sudah melebihi ambang batas suara yang boleh diterima telinga.

Sri menambahkan, aktivitas mendengarkan musik selama perjalanan semakin membahayakan karena jangka waktunya melebihi dari 15 menit.

Dipaparkan oleh Sri, apabila intensitas suara sudah mencapai 100 dB, maka hanya boleh didengar selama 15 menit. Lalu, untuk intensitas lebih dari 100 dB hanya dianjurkan didengar selama 10 menit. Sementara itu, jika intensitas bunyi melewati angka 110 dB, hanya diperkenankan selama kurang dari dua menit.

Apabila melebihi waktu yang diperkenankan, risiko kerusakan telinga akan lebih besar. Semakin keras intensitas bunyi, maka semakin singkat pula waktu yang dibutuhkan telinga mengalami kerusakan.

“Mendengarkan musik, baik dengan headset ataupun secara langsung, saat berkendara sama-sama bahaya. Apalagi kalau intensitasnya sudah lebih dari 80 dB. Pendengaran bisa berkurang. Kalau sudah rusak tidak bisa pulih,” ujarnya.

Batas aman untuk mendengarkan musik adalah dengan mengatur volume suara tidak lebih dari 60 persen dari volume maksimal (100 persen). Suara yang disetel pada volume tersebut tergolong intensitas batas aman yakni di bawah 80 dB.

“Jadi kalau pakai headset misalnya, harus terapin prinsip 60 per 60. Volume hanya boleh 60 persen. Lamanya mendengarkan maksimal Cuma 60 menit. Lalu, harus diistirahatkan minimal sejam,” ujarnya.

Ia juga menyarankan pengendara motor untuk menggunakan earmuff atau penutup telinga sehingga mengurangi kebisingan yang dihasilkan klakson di jalanan. Bunyi klakson yang bersahutan berintensitas 110 dB dan penutup telinga akan mengurangi bunyi hingga 30 dB.

Selasa, 06 Maret 2018

Peringatan Dokter Soal Jangan Berkendara saat Kantuk

Peringatan Dokter Soal Jangan Berkendara saat Kantuk

Survei yang dikutip Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Budiyanto pada Kamis (1/3/2018) menyatakan bahwa merokok dan mendengarkan musik dapat menurunkan konsentrasi berkendara dan memicu terjadinya lalu lintas.

Kedua poin ini sempat ramai dibahas oleh masyarakat. Namun, nyatanya ada satu lagi penyebab kecelakaan lalu lintas, yakni mengantuk.

Minggu (25/6/2017), Polda Metro Jaya bahkan menyebut mengantuk sebagai penyebab utama kecelakaan saat mudik.

Menanggapi hal tersebut, Andreas Prasadja, dokter spesialis yang menangani masalah tidur menegaskan bahwa persoalan mengantuk tidak boleh disepelekan oleh pengendara.

Dia pun menyetujui Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 yang melarang berkendara dalam keadaan mengantuk.

Sabtu (3/3/2018), Andreas menegaskan bahwa bahaya berkendara saat mengantuk sama besarnya dengan berkendara saat mabuk.

“Bahaya mengantuk itu bisa bikin kemampuan konsentrasi dan kewaspadaan saat berkendara menurun. Respons refleks menjadi buruk. Bisa berujung kecelakaan,” ujarnya.

Pengendara kendaraan juga akan kehilangan kemampuan untuk membaca jalanan, kehilangan konsentras, dan bisa tidak menyadari bahaya di depan, seperti kendaraan lain yang melintas.

Andreas menambahkan, kondisi mengantuk masih diremehkan oleh sebagian kalangan masyarakat. Saat mengantuk, masyarakat justru memilih memacu stamina lewat konsumsi kopi dan minuman berenergi. Seharusnya, masyarakat beristirahat terlebih dahulu saat mengantuk sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan.

“Kopi, helm anti mengantuk, dan minuman berenergi kan tidak ada efek restoratifnya. Cuma alarm pengingat kalau “Hei, lu ngantuk”. Apalagi kafein itu stimulan menengah yang hanya bikin mata terbuka, tapi otak tetap lelah,” imbuhnya.

Dokter yang berpraktik di Klinik Gangguan Tidur Rumah Sakit Mitra Kemayoran ini juga meminta masyarakat untuk mewaspadai gangguan tidur yang bernama hipersomnia. Masyarakat kelompok golongan ini disarankan untuk tidak mengemudikan mobil atau motor sendiri sebelum penyakit tidur itu sembuh.

Penderita sleep apnea juga disarankan untuk menghentikan aktivitas mengendara sendiri.

Untuk diketahui hipersomnia merupakan kebalikan dari insomnia. Hipersomnia dialami oleh orang yang mudah ngantuk. Individu dengan kondisi tetap merasa kantuk berlebihan, kendati waktu tidurnya sudah cukup untuk ukuran normal.

Sementara itu, sleep apnea adalah gangguan yang menyebabkan orang mendengkur saat tidur. Selain mengorok, penderita sleep apnea akan tersedak saat tidur dan napas terhenti beberapa saat. Ini mengganggu kualitas tidur dan membuat penderita terus mengantuk pada keesokan harinya.

Andreas lebih menyarankan penderita sleep apnea untuk menumpang angkutan umum saat berpergian atau memakai jasa supir untuk mengantar mereka beraktivitas sehari-hari. Dengan demikian, potensi kecelakaan bisa ditekan.

“Di Inggris, pihak kepolisian mengeluarkan kebijakan untuk menahan surat izin mengemudi penderita sleep apnea. Kalau di Indonesia, belum ada,” ujarnya.

Untuk itu, dia meminta masyarakat untuk lebih peduli dengan tanda-tanda gangguan tidur seperti mudah mengantuk, tubuh tidak bugar kendati sudah banyak beristirahat, dan membutuhkan rokok atau suplemen peningkat energi supaya tidak mengantuk.

Andreas menyebut, penderita sleep apnea juga rentan terkena diabetes, hipertensi, impotensi, depresi, stroke, dan kematian.

Pemeriksaan lanjutan bisa dilakukan di klinik gangguan tidur yang ada di rumah sakit. Dokter akan melakukan pengecekan lewat polisonografi. Pasien juga diminta mencatat kebiasaan tidur sehari-hari.

Sesuai Aturan 8 Gelas Sehari atau Ikuti Perasaan Tubuh Anda

Sesuai Aturan 8 Gelas Sehari atau Ikuti Perasaan Tubuh Anda

Selama ini kita mendengar anjuran untuk minum air setidaknya delapan gelas sehari. Namun, ada kabar baru bahwa aturan itu tidak berlaku untuk semua orang.

Hal ini terungkap dari sebuah riset yang dilakukan peneliti di Monash University Australia. Dalam riset pada tahun 2016 itu, peneliti menyebut takaran cukup dan tidaknya konsumsi air seseorang adalah sesederhana mendengarkan tubuh kita sendiri.

Terdengar abstrak, tetapi peneliti punya argumen. Saat seseorang tidak butuh minum lagi, secara fisik dia akan kesulitan untuk menelan. Jadi, mengetahui cukup tidaknya konsumsi air dapat dilakukan dengan mendengarkan tenggorokan saja.

Mekanisme praktis ini sekaligus memperkuat fakta bahwa kebutuhan air setiap orang berbeda.

"Jika kita melakukan apa yang tubuh kita butuhkan, kita mungkin akan melakukannya dengan benar, minum sesuai kebutuhan dan bukan berdasar pada jadwal yang rumit," kata Michael Farrell, peneliti dari Monash.

Dalam penelitiannya, Farrell meminta 20 peserta untuk menilai usaha yang dibutuhkan untuk minum air dalam dua kondisi: setelah berolahraga saat mereka haus, dan kondisi saat mereka dibujuk untuk minum air berlebih.

Tim menemukan bahwa ada peningkatan tiga kali lipat usaha menelan setelah orang-orang minum terlalu banyak air. Hal ini menandakan bahwa tubuh mengatur seberapa banyak air yang dikonsumsi sehingga membuat tenggorokan lebih sulit untuk meminumnya.

"Di sini, untuk pertama kalinya kami menemukan usaha untuk menelan setelah minum air berlebih. Ini sesuai dengan anggapan bahwa refleks menelan menjadi terhambat setelah meminum cukup air," ujarnya.

Tim juga menggunakan pencitraan resonansi magnetik fungsional (fMRI) untuk mengukur aktivitas di otak sesaat sebelum orang meminum air dan saat mereka terlalu banyak minum.

Dari situ, peneliti bisa memahami bagaimana tubuh mengendalikan asupan cairan dan berharap agar temuan ini dapat membantu orang membuat pilihan minum yang lebih baik.

Meski begitu, bukan berarti minum delapan gelas sehari buruk bagi seseorang. Sebab, beberapa orang mungkin memerlukan lebih dari itu dan beberapa orang lain memerlukan lebih sedikit.

Orang tua, misalnya. Mereka umumnya sering tidak cukup minum sehingga tetap harus memperhatikan asupan cairannya.

Sebaliknya, orang yang terlalu banyak minum bisa mengalami keracunan air atau hiponatremia. Kondisi itu menyebabkan tingkat natrium dalam aliran darah mnejadi sangat rendah dan dapat menyebabkan kelesuan, mual, kejang, koma, dan bahkan kematian.

"Ada kasus ketika atlet maraton diberitahu untuk minum air dan meninggal karena mengikuti rekomendasi ini dan minum jauh melebihi kebutuhan," kata Farrell.

Jadi, hal yang penting untuk membuat tubuh terhidrasi adalah dengan mendengarkan tubuh Anda.

Penelitian ini telah dipublikasikan di Proceedings of the National Academy of Sciences.

Bayi Mirip Ayah Cenderung Lebih Sehat dalam Keluarga Kurang Harmonis

Bayi Mirip Ayah Cenderung Lebih Sehat dalam Keluarga Kurang Harmonis

Memiliki bayi adalah anugerah luar biasa untuk pasangan suami istri. Baik ayah maupun ibu sama-sama ingin mengasuh dan megamati tumbuh kembang sang buah hati. Pola asuh orangtua memiliki dampak besar untuk si kecil.

Tak menutup mata, banyak pula pasangan yang sudah tak harmonis meski mereka memiliki bayi. Banyak pasangan yang sudah tidak tinggal bersama.

Terkait hal ini, para peneliti asal Binghamton University, New York, ingin mengamati pola asuh ayah dan efeknya terhadap kesehatan bayi, terutama dalam keluarga yang tak harmonis.

Mereka menemukan saat ayah merasa punya kemiripan dengan bayi mereka, ayah akan terdorong untuk pulang dan ikut mengasuh bayinya. Inilah yang membuat bayi dalam keluarga kurang harmonis dapat tumbuh lebih sehat dibanding bayi yang tak merasakan pola asuh ayah.

"Peran ayah sangat penting dalam membesarkan anak dan akan berdampak pada kesehatan si kecil," kata Profesor Ekonomi ternama di Binghamton University, Salomon Polachek, dilansir Science Daily (5/3/2018).

Polachek bersama rekan mereka melakukan analisis terhadap data penelitian Fragile Families and Child Wellbeing (FFCW) yang berfokus pada 715 keluarga di mana bayi hanya tinggal dengan ibu saja.

Dari data yang dianalisis, peneliti menemukan bahwa ayah yang merasa mirip dengan anaknya akan sering pulang hanya untuk mengasuh anaknya.

Setidaknya mereka akan menghabiskan 2,5 hari lebih banyak dalam satu bulan untuk bersama dengan bayinya.

Perilaku ini berbeda dengan ayah yang merasa tidak memiliki kemiripan dengan keturunannya.

" Ayah yang menganggap mirip dengan bayi mereka merasa lebih yakin bahwa bayi itu memang keturunannya, maka dari itu mereka mau menghabiskan lebih banyak waktu dengan bayi," ujar Polachek.

Perilaku dan peran ayah menurut peneliti berimplikasi dalam meningkatkan kesehatan anak, terutama bagi keluarga yang kurang harmonis.

"Kami menemukan indikator kesehatan anak akan membaik saat anak punya kemiripan dengan ayahnya. Penjelasan utamanya adalah kunjungan ayah yang lebih sering untuk merawat dan mengawasi bayinya berdampak pada kebutuhan kesehatan dan ekonomi anak-anak. Ayah memiliki peran besar," imbuh Polacheck.

Penelitian yang diterbitkan dalam Journal of Health Economics disebut mampu mendukung kebijakan agar orangtua terlibat langsung dalam pola asuh yang positif untuk memperbaiki kesehatan anak di usia dini.

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms