Rabu, 16 Januari 2019

Pengertian Sistem ABS dan Cara Kerjanya Pada Motor

Pengertian Sistem ABS dan Cara Kerjanya Pada Motor

Kendaraan pribadi seperti motor sudah menjadi kebutuhan untuk membantu masyarakat Indonesia bepergian. Tidak hanya untuk kebutuhan pribadi, terkadang motor-motor tersebut juga digunakan untuk keperluan ojek online. Alasan dipilihnya motor sebagai alat transportasi bagi sebagian besar masyarakat karena perawatan yang mudah dan harga yang relatif murah. Motor sekarang sudah canggih-canggih bahkan ada yang sudah menggunakan rem ABS.

Motor Yamaha merupakan pionir yang menggunakan sistem rem ini, yaitu Yamaha NMax 155. Motor ini cukup menarik perhatian di awal kemunculanya karena mempunyai bodi yang besar dan mesin berkapasitas 155 cc. Tentu spek tersebut lebih dari cukup untuk motor matik. Terlebih motor Yamaha yang satu ini sudah menggunakan sistem rem ABS. Lalu apa sih sebenarnya sistem ABS ini? Apakah perbedaannya dengan sistem rem biasa?

Tentu rem dengan sistem terbaru ini lebih mengutamakan keselamatan dan kenyamanan berkendara, sehingga risiko kecelakaan bisa di hindari.

Sistem Rem ABS
ABS atau Anti Lock Breaking Sistem merupakan sistem rem yang memungkinkan sebuah rem pada motor Yamaha untuk tidak terkunci ketika pengendara mengerem secara mendadak. Pada situasi tertentu, kendaraan di depan berhenti secara mendadak dan Anda diharuskan berhenti saat itu juga. Ketika motor menggunakan sistem rem ABS, motor akan tetap stabil dan tidak selip ketika mengerem mendadak, bahkan dalam kondisi hujan sekalipun.

Pada dasarnya, sistem ini mampu mencegah Anda untuk lepas control terhadap motor, karena tergelincir saat rem mendadak pada jalan yang licin. Akan tetapi tidak semua montir bisa menangani sistem ini ketika rusak, karena cara kerjanya yang berbeda. Lalu seperti apa cara kerja sistem rem ini?

Cara Kerja Rem ABS
Untuk cara kerjanya sendiri memang berbeda, namun bisa dipelajari agar paham. Jadi pada sistem ini terdapat sensor kecepatan, sensor ini akan mendeteksi kecepatan roda saat terkunci. Lalu piston pada rem mengeluarkan tekanan tertentu menuju titik normal. Lalu ketika roda berputar, roda akan mengeras kembali. Proses dari titik-titik normal ke pengerasan piston tersebut hanya membutuhkan waktu 15 detik saja.

Sistem seperti ini sangat cocok untuk jalanan yang sering basah terkena hujan atau berkendara di kota-kota besar. Pasalnya ketika diharuskan rem mendadak, ban tidak akan selip dan pengendara masih bisa mengontrol motornya. Karena sistem ini tergolong canggih, membutuhkan pula onderdil yang canggih agar bisa berjalan dengan baik.

Onderdil yang Dibutuhkan untuk Menunjang Kinerja Rem ABS
Beberapa onderdil yang harus dirawat ketika memiliki motor rem ABS diantaranya;

1. Katup Rem
Pada rem ABS terdapat 3 katup rem yang digunakan pada ABS Controller. Katup rem pertama posisinya terbuka untuk memberikan tekanan penuh pada minyak rem. Lalu yang kedua berfungsi untuk menghalangi tekanan karena nantinya akan di teruskan ke minyak rem. Yang ketiga akan membatasi tekanan pada minyak rem sedikit demi sedikit. Ketika katup itu saling bekerja sama saat operasinya.

2. Pengatur Kecepatan
Ada pengatur kecepatan yang terpasang untuk mengatur kecepatan putaran roda saat terjadi pengeriman.

3. Pompa
Di sistem ini terdapa pompa yang akan mengembalikan tekanan ke jalur minyak rem dan diteruskan ke ketiga katup rem.

4. Kontroler
Kontroler ABS inilah yang akan menerjemahkan data dari sensor kecepatan yang terpasang di kedua roda.

Demikianlah sistem ABS yang terdapat pada motor Yamaha dan cara kerjanya. Sistem ini mampu meningkatkan keselamatan berkendara sehingga menjadi alternatif terbaik bagi Anda yang tengah berencana membeli motor baru. Tidak ada salahnya dan bahkan disarankan untuk membeli motor yang sudah memiliki fitur ABS ini agar keamanan selama berkendara lebih terjamin.

0 komentar:

Posting Komentar

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Grants For Single Moms